TERIMAKASIH ANDA TELAH MENGUNJUNGI DAMANIK'S BLOG, JANGAN LUPA LIKE FACEBOOK FAN PAGENYA YA..!!!
Home » » Kualitas Jalan Aman Raya Diragukan Dikerjakan Malam, Hampar Aspal ke Jalan Basah

Kualitas Jalan Aman Raya Diragukan Dikerjakan Malam, Hampar Aspal ke Jalan Basah


RAYA – Peningkatan Jalan Aman Raya yang berada tepat di sisi sebelah kanan Pajak Tradisional Raya, saat ini masih berlangsung. Warga menduga kontraktor yang mengerjakan PT Utama, sengaja ‘bermain mata’ dengan PU Bina Marga terkait teknis pekerjaan.
Hal ini terlihat dari pantauan METRO di lapangan, Rabu (9/1) malam, walau kondisi jalan masih basah, kontraktor tetap menghampar aspal pada malam hari, tanpa melakukan pengeringan terlebih dahulu.
Pelaksanaan pekerjaan pun tak mendapat pengawasan dari pihak dinas PU Bina Marga. Pejabat Pembuat Komitmen atau Pimpro dari PU Bina Marga Charles. ketika dikonfirmasi melalui telepon terkait pekerjaan ini, justru mengatakan dalam kondisi berair atau lembab seperti itu pekerjaan lebih bagus. Karena dalam kondisi lembab atau basah aspal akan lebih melekat.
Charles juga mengatakan, pihaknya bukan tidak mengawasi pekerjaan itu, tapi pihaknya memang kebetulan pulang duluan dari lokasi. Karena ada halangan dan masih ada anggota yang dia tinggalkan di lapangan. “Saya tadi di lokasi mengawasi pekerjaan itu, namun karena aspal lama datang, saya pulang duluan. Tapi saya meninggalkan satu staf di sana,” kata Charles.
Namun ketika di periksa di lapangan, tak ada satu orang pun staf PU Bina Marga. Kembali, Charles beralasan staf-nya pulang sore karena sakit.
Pengurus Jaringan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Region Sumatera, Ronaldo yang merupakan sarjana tekhnik mengatakan, dalam pengaspalan tidak dibenarkan menghampar aspal dalam kondisi jalan yang masih basah, karena akan mengurangi daya perekat.
”Tidak boleh itu, kondisi jalan kalau dalam kondisi basah harus dikeringkan dulu dan harus dalam kondisi bersih, sehingga aspal yang dihampar bisa melekat dan menempel dengan benar di landasan yang disediakan,” kata Ronaldo.
Ronal menambahkan, kalau jalan yang akan diaspal kotor harus dibersihkan dengan compressor, apalagi dalam kondisi basah harus kering betul.
Menurutnya ketidak hadiran staf Dinas PU Bina Marga di sana mengawasi pekerjaan adalah bentuk pembiaran yang disengaja. “Dinas PU sengaja tidak mengawasi pekerjaan, sehingga kontraktor bisa dengan leluasa melakukan penyimpangan,” katanya.
Selain itu, Ronaldo menduga kuat kalau pengawasan itu sengaja dimandulkan karena diduga Kuat Dinas PU menerima sesuatu dari kontraktor, sehingga pengawasan profesional tidak dilakukan. (sp)
sumber : metro siantar
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Damanik's Blog
 
Support : Creating Website | Damanik | Team
Copyright © 2009. Damanik's Blog - All Rights Reserved
Template Modify by bg Damanik
Proudly powered by Blogger